IKUTI
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
Persiapan Umroh Bagi Orang yang Kali Pertama ke Tanah Suci

Persiapan Umroh Bagi Orang yang Kali Pertama ke Tanah Suci

Oleh : Nanda Septania - Kategori : Umroh
7
Des 2020

PERSIAPAN UMROH BAGI ORANG YANG KALI PERTAMA KE TANAH SUCI

Siapa yang akan pergi ke tanah suci sebagai pengalaman pertama?

Tidak usah grogi dan bingung soal persiapan umroh. Satu hal utama yang harus disiapkan adalah hati.

Sudah siapkah Kamu beribadah di tanah suci? Jika belum. Yuk mulai menata hati terlebih dahulu, mulailah belajar sabar dan tidak mengumpat. Kontrol hatimu ketika ada yang melakukan kesalahan atau dikecewakan oleh orang lain.

Setelah itu, lakukan beberapa persiapan ini supaya perjalanan umroh menjadi berkesan dan tak pernah terlupakan. Lakukan persiapan dengan maksimal, seolah Kamu tidak akan kembali lagi ke tanah suci. Simak ulasannya berikut ini.

1. Persiapan Biaya Umroh dan Biaya Hidup di Tanah Suci 

Persiapan umroh yang pertama harus dilakukan adalah estimasi semua biaya yang harus dibayarkan. Biaya tersebut mencakup biaya umroh, perlengkapan umroh, dan biaya hidup selama di tanah suci.

Tetapi untuk oleh-oleh seperti baju dan sejenisnya tidak tergabung dalam biro umroh. 

Paket umroh reguler adalah pilihan yang tepat jika berniat untuk menghemat ketika beribadah umroh. Paket reguler memiliki rute dan harga yang standar.

Umumnya paket seperti ini terdiri dari perjalanan umroh dan city tour Makkah Madinah. Tidak ada kunjungan ke negara-negara lainnya.  

Pada umumnya, harga paket stkamur ini antara 20 juta hingga 30 juta sesuai fasilitas yang ada pada tempat umroh.

Ada hal yang harus diingat, harga tersebut belum termasuk airport handling sebelum keberangkatan ke tanah suci, pajak dan asuransi perjalanan, visa progresif, dan pembuatan paspor (jika calon jamaah belum memiliki paspor). Durasi paket ini biasanya 9 hari saja, tetapi ada juga yang biro umroh yang mengadakan selama 12 hari.

2. Memilih Biro Umroh yang Terpercaya

Cari informasi terlebih dahulu tentang paket umroh dan biro penyelenggaranya. Pakailah biro travel terpercaya yang direkomendasikan oleh orang-orang terdekat Kamu.

Berhati-hatilah dengan biro umroh bodong yang berniat menipu. Tanya dan pastikan biro umroh yang Kamu pilih sudah mempunyai izin resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dari Kementerian Agama untuk melakukan perjalanan umroh atau haji. 

Menyiapkan Semua Dokumen Persyaratan

Sebelum mendaftar, terutama sebelum berangkat umroh, Kamu harus menyiapkan semua dokumen penting yang menjadi persyaratan administrasi. Adapun dokumen yang kamu perlukan antara lain paspor asli dan fotokopinya yang berlaku setidaknya 6 bulan sebelum keberangkatan dan beberapa dokumen lain sebagai berikut.

  • Kartu identitas asli dan fotokopi yang terdiri dari Kartu Keluarga (KK) dan KTP bagi setiap jamaah.
  • Surat atau buku nikah asli bagi suami dan istri yang berangkat bersama dengan usia istri masih di bawah 45 tahun.
  • Akta Kelahiran asli dan fotokopi bagi pendaftar yang berusia di bawah 17 tahun karena belum memiliki KTP. 
  • Kartu Vaksin Meningitis sebagai tkamu bahwa Kamu sudah melakukan vaksin.
  • Pas foto close up wajah berukuran 4×6 dan 3×4 sebanyak masing-masing 5 lembar. Ketentuannya adalah background putih, menggunakan pakaian dan kerudung dengan warna selain putih, dan bukan seragam atau pakaian dinas. 
  • Visa Umroh sebagai surat izin untuk mengunjungi Arab Saudi dan menjalankan ibadah umroh. 
  • Surat rekomendasi dari biro umroh yang menyatakan Kamu adalah jamaah umroh sesuai tanggal.
  • Jika nama tidak terdiri dari 3 suku kata, Kamu harus membawa formulir surat permohonan penambahan nama yang sudah bertanda tangan di atas materai.
  • Surat keterangan mahram (khusus bagi jamaah wanita yang berusia kurang dari 40 tahun dan tidak bersama atau mahramnya yang lain).
  • Tiket pesawat asli dengan rute penerbangan Jakarta-Jeddah (Pergi Pulang).

3. Memahami dan Menghafalkan Tata Cara Umroh

Untuk menjadi jamaah umroh yang mabrur, kamu harus mengetahui tata cara umroh yang terdiri dari rukun, doa-doa, dan larangannya supaya ibadahnya sah. Biro umroh ini pasti menyelenggarakan kegiatan manasik umroh dan menyediakan buku panduan ibadah.

Buku panduan ini umumnya sepaket dengan persiapakoper dan ihram. Setiap jamaah diimbau untuk mengikuti manasik dengan fokus.

Tanyakan saja kepada pihak penyelenggara jika ada hal yang belum jelas. Ada hal yang harus diingat, yaitu laksanakan kewajiban-kewajiban ibadah dan jauhi larangan-larangan yang menyebabkan denda atau ibadah umroh menjadi tidak sah.

Raudah merupakan tempat berdoa yang paling mustajab di tanah suci. Waktu terbaik untuk mengunjungi Raudah adalah malam hari karena menurut orang-orang di sekitar Madinah, tempat ini lebih sepi daripada siang hari.

Pasalnya, malam hari adalah waktu terbaik untuk berdoa di Raudah. Cobalah untuk merefleksi diri sembari berdoa di tempat ini supaya mendapatkan keutamaan yang luar biasa.

4. Persiapan Fisik atau Jasmani

Kondisi fisik dan stamina harus benar-benar baik supaya ibadah umroh berjalan lancar. Ada banyak rangkaian kegiatan ibadah di tanah suci yang membutuhkan stamina.

Kondisi fisik yang tidak prima akan menyebabkan Kamu mudah lelah sehingga kualitas ibadah sangat kurang. Persiapkan fisik kamu minimal 2 minggu keberangkatan umroh.

Hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga stamina antara lain konsumsi makanan bergizi, lari pagi selama 30 menit setiap harinya, konsumsi vitamin, istirahat yang cukup, dan perbanyak minum air putih.

Selain itu, lakukan suntik vaksin Meningitis di rumah sakit sebelum berangkat karena hal ini menjadi syarat wajib untuk berangkat umroh.

Ingatlah, Kamu harus menempuh perjalanan menuju dan selama di Arab Saudi. Pada siang hari di Arab Saudi akan sangat panas, bahkan bisa mencapai 40 derajat celcius dan pada malam hari kondisi fisik yang sangat prima.

5. Ikuti Manasik Umroh dengan Seksama

Ikutilah manasik umroh dengan seksama supaya tata cara ibadah di sana menjadi benar dan benar. Dalam Manasik Umroh akan dijelaskan tentang tata cara dan urutan ibadah umroh sesuai Sunnah Rasulullah. Persiapan umroh ini akan memudahkan proses ibadah di tanah suci dan tidak melakukan kesalahan-kesalahan dalam beribadah. Uraian tentang rukun umroh yang harus diketahui sebagai berikut.

6. Aturan Ihram

Pahami semua aturan tentang Ihram agar tidak membayar denda (dam). Contohnya, semua jamaah tidak boleh menggunakan sabun atau wewangian. Bawalah sabun tanpa pewangi sebelum pergi ke tanah suci.

Selain itu, para pria tidak boleh menutup kepala mereka dengan kain Ihram. Jadi, para pria tidak boleh lupa tentang hal tersebut, terutama ketika merasa panas pada siang hari ketika berada di Tanah Suci.

7. Aturan Mencukur Rambut

Pada rangkaian ibadah terakhir, para jamaah pria dan wanita dianjurkan untuk memotong rambut (Tahallul). Pastikan tukang cukur menggunakan sekali pakai. Pemerintah Arab Saudi sudah menetapkan aturan pisau sekali pakai untuk Tahalul (cukur rambut) sejak lama, tetapi Kamu tetap harus memerhatikan si tukang cukur.

Ingat, pemakaian pisau cukur yang bergantian bisa berisiko menularkan beberapa penyakit seperti Hepatitis C, apalagi pada masa pandemi Covid 19. Pemotongan rambut (Tahallul) untuk wanita sebaiknya dilakukan setelah kembali ke hotel sehingga lebih leluasa untuk melepas hijab.

8. Kunjungan ke Situs-Situs Suci di Madinah

Berkunjung ke situs-situs suci di Madinah sebaiknya kamu agendakan pada pagi hari, yaitu di antara terbit fajar dan Zuhur (waktu dhuha).

Situs-situs suci yang biasanya dikunjungi ketika umroh antara lain Jabal Nur, Goa Hira, Jabal Rahmah, Jabal Uhud, Situs Perang Uhud, Masjid Quba, dan masih banyak lagi. Ketika berada di Masjid Quba, lakukan shalat 2 rakaat.

9. Persiapkan Umroh dalam hal Perlengkapan dan Kebutuhan 

Persiapan umroh ini tidak boleh terlewatkan agar ibadah bisa dijalankan dengan lancar. Lengkapi berbagai keperluan ibadah dan perlengkapan lainnya untuk beribadah di tanah suci. Uraian perlengkapan dan kebutuhan yang bisa menjadi referensi untuk Kamu sebagai berikut.  

  • Perlengkapan Pribadi

Adapun rincian perlengkapan pribadi yang harus dibawa antara lain pakaian yang termasuk pakaian tidur, peralatan mandi, pembalut/pantyliner bagi wanita, dan berbagai kebutuhan harian lainnya yang selalu digunakan seperti pelembap. Pelembap menjadi hal penting yang harus dibawa oleh para pria.

Ketika memakai Ihram, para pria tidak memakai apapun lagi, bahkan pakaian dalam juga tidak. Oleh sebab itu, para pria akan mengalami luka akibat gesekan pada beberapa lipatan tubuh. Untuk mengantisipasi dan mengatasi masalah tersebut, para pria harus memakai pelembap.

Bawalah berbagai kebutuhan dalam kemasan sachet agar bisa langsung dibuang jika isinya sudah habis. Selain itu, bawalah perlengkapan tidur seperti selimut jika merasa perlu. Kamu juga bisa membawa makanan kesukaan yang tidak mudah basi. Jika ada riwayat penyakit tertentu, bawalah obat-obatan pribadi dan berbagai suplemen kesehatan agar tidak sakit ketika berada di tanah suci. 

  • Perlengkapan Ibadah

Perlengkapan ibadah tentunya tidak boleh terlupakan. Mukena, sajadah, dan lainnya harus dipersiapkan, bahkan buku panduan doa dan dzikir umroh juga sebaiknya dibawa. Selain itu, bawalah gunting kuku dan gunting kecil untuk dipakai pada saat ihram dan tahallul. Ingatlah bahwa barang-barang seperti gunting kuku dan gunting kecil tidak boleh diletakkan di kabin pesawat. Kamu tidak perlu khawatir soal biaya tambahan untuk membeli koper karena sebagian besar biro umroh pasti menyediakan beberapa perlengkapan dasar dan koper.

10. Persiapkan Rangkaian Ibadah Mulai dari Niat, Taubat, Tawakal

Persiapan umroh dari segi rohani ini sangat penting agar pahala dan keutamaan yang didapatkan lebih maksimal. Luruskan niat untuk umroh sebagai ibadah, bukan untuk pamer kepada orang lain. Setelah itu, lakukan taubat agar dosa-dosa diampuni dan ibadah di tanah suci menjadi lancar tanpa halangan.

Cara bertaubat adalah tunaikan shalat taubat dan mintalah maaf dengan orang-orang di sekitar kamu seperti keluarga, saudara, teman-teman, tetangga, dan orang-orang yang kamu kenal lainnya. Langkah selanjutnya adalah bertawakal dan taat, jalankan semua kewajiban agama dan jauhi semua larangan agama.

11. Ajaklah Partner Ibadah yang Baik

Jika berangkat umrah tidak bersama pasangan (suami atau istri), ajaklah teman atau cari teman selama di tanah suci yang bisa menjadi partner ibadah yang baik. Dekat dengan partner ibadah yang baik akan membuat perjalanan umrah lebih maksimal sehingga mendapatkan banyak keutamaan. Partner ibadah akan memotivasi Kamu untuk melakukan berbagai ibadah tambahan seperti Tahajjud di Masjidil Haram, tawaf tambahan, membangunkan ketika fajar, hingga menyemangati Kamu untuk melakukan berbagai ibadah selama berada di Tanah Suci.

12. Gunakan Provider Terbaik untuk Gadget

Komunikasi dengan keluarga harus tetap terjaga, meskipun berada di tanah suci. Salah satu alternatif yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan provider terbaik untuk smartphone. Selain itu kamu juga perlu mengunduh aplikasi seperti WhatsApp atau Line untuk menelepon ke rumah secara gratis dengan WiFi yang ada. Bagi para pengguna iPhone, Kamu bisa memakai iMessaging untuk mengirim pesan ke sesama iPhone. 

Kamu boleh menggunakan provider dari Indonesia, tetapi perhitungkan pula biaya roaming. Tipsnya adalah memanfaatkan WiFi publik di banyak tempat. Pada zaman modern seperti sekarang, ada banyak tempat yang menyediakan WiFi sehingga Kamu bisa menghemat biaya untuk komunikasi dengan memakai WiFi tersebut.

Bawalah buku catatan kecil untuk menulis nomor orang-orang terdekat dengan Kamu sebagai langkah antisipasi jika ponsel rusak ataupun hilang selama umroh. Catat juga nomor telepon teman sesama jamaah yang sekamar denganmu dan pemimpin rombongan. Hal ini berguna ketika ada hal yang kamu butuhkan. Meskipun sepele, ternyata tips ini banyak yang melewatkannya.

13. Persiapkan Kemampuan Bahasa Asing

Selama ibadah umrah, sempatkanlah untuk berkenalan dan berbicara dengan para jamaah dari negara-negara lain. Selain menambah pengalaman, kamu juga bisa menambah relasi ketika saling berbicang. Sebab itulah kamu harus menguasai sedikit bahasa Arab atau Inggris. 

Walaupun faktanya, banyak orang Arab yang bisa berbicara bahasa Indonesia, terutama para pedagang. Ingatlah, Mekah dan Madinah adalah lokasi berkumpulnya banyak orang dari seluruh dunia. Gunakan momen berharga ini untuk menjalin silaturahim dan persaudaraan dengan sesama muslim dari berbagai negara, terutama di Arab.

14. Ketahui Jadwal dan Detail Kegiatan

Setiap calon jamaah harus mengetahui jadwal dan detail kegiatan selama berada di tanah suci. Dengan mengetahui hal tersebut, setiap jamaah bisa mempersiapkan diri dengan baik sehingga semuanya berjalan dengan lancar. Rencana yang telah dibuat sebaiknya bisa terlaksana. Namun, terkadang ada saja kendala yang datang. Kuncinya adalah sabar karena kendala itu salah satu ujian yang harus dilewati ketika beribadah di tanah suci.

Selain itu, jadwal dan detail kegiatan ini akan memudahkan para jamaah untuk mengatur waktu antara ibadah, makan, dan istirahat dengan maksimal. 

Pada zaman modern berbasis multimedia saat ini, jadwal harian bisa langsung dikirimkan ke smartphone masing-masing. Jadi, Kamu tidak perlu membawa lembaran kertas yang sangat mungkin hilang atau tertinggal di mana saja.

Kamu juga bisa berkomunikasi dengan pihak biro umroh melalui whatsapp jika membutuhkan sesuatu hal. Komunikasi juga dengan orang-orang yang akan menjadi teman-teman perjalanan selama di tanah suci. Jalin silaturahim terlebih dahulu karena mereka akan menjadi penolong jika kita mengalami kesulitan. 

Umroh adalah sebuah perjalanan spiritual yang indah, sebab itu persiapkan dengan sebaik mungkin. Allah Swt menjanjikan banyak pahala dan keberkahan, bahkan doa-doa akan dikabulkan dengan cepat. Jadi, maksimalkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin.

Perbanyak doa untuk diri sendiri, keluarga, teman, dan seluruh umat Islam di dunia, terutama saudara-saudara kita di Palestina. Persiapan umroh kamu dan selamat beribadah yang khusyuk! 

0 Komentar

Belum ada Widget ditambahkan, silahkan tambah melalui menu berikut :
Dasbor > Widget > Footbar Kiri
Belum ada Widget ditambahkan, silahkan tambah melalui menu berikut :
Dasbor > Widget > Footbar Tengah
Belum ada Widget ditambahkan, silahkan tambah melalui menu berikut :
Dasbor > Widget > Footbar Kanan